Diseminasi Hasil Penelitian Tesis: Enkapsulasi Ekstrak Daun Cengkeh Tingkatkan Performa Ayam Broiler
Ternate, Maluku Utara – Program Magister Ilmu Pertanian Pascasarjana Universitas Khairun melaksanakan kegiatan diseminasi hasil penelitian tesis yang mengangkat tema “Pengaruh Enkapsulasi Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap Performa Ayam Broiler”. Penelitian ini dilakukan oleh Raain Kawula Widodo di bawah bimbingan tim dosen Universitas Khairun, yaitu Prof. Dr. Ir. Yusri Sapsuha, S.Pt., M.Sc., IPM dan Ibu Dr. Sri Utami, S.Pt., M.Sc
Dalam pemaparannya, peneliti menjelaskan bahwa penelitian ini dilatarbelakangi oleh larangan penggunaan Antibiotic Growth Promoter (AGP) pada pakan ternak akibat risiko residu antibiotik dan resistensi antimikroba. Kondisi tersebut mendorong pencarian alternatif alami yang aman, efektif, dan berkelanjutan untuk mendukung produktivitas ayam broiler. Salah satu bahan yang berpotensi dimanfaatkan adalah daun cengkeh yang kaya akan senyawa fenolik dan flavonoid dengan aktivitas antioksidan serta antibakteri.
Penelitian ini mengembangkan teknologi enkapsulasi ekstrak daun cengkeh menggunakan maltodekstrin dan metode freeze drying untuk melindungi senyawa bioaktif dari kerusakan selama penyimpanan maupun proses pencernaan. Melalui teknologi ini, kandungan aktif daun cengkeh dapat dilepaskan secara bertahap sehingga manfaatnya lebih optimal ketika digunakan sebagai bahan tambahan pakan ayam broiler.
Percobaan dilakukan terhadap 250 ekor ayam broiler yang dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan dengan tingkat pemberian ekstrak daun cengkeh terenkapsulasi yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun cengkeh terenkapsulasi mampu meningkatkan pertambahan bobot badan dan memperbaiki efisiensi penggunaan pakan. Perlakuan dengan dosis 1,0–2,0 g/kg pakan menghasilkan performa pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, nilai rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR) juga menunjukkan perbaikan yang signifikan.
Penelitian ini juga membuktikan bahwa penggunaan ekstrak daun cengkeh terenkapsulasi tidak memberikan dampak negatif terhadap organ-organ internal ayam maupun profil darah. Berat relatif organ seperti hati, jantung, limpa, dan organ pencernaan lainnya tetap berada pada kondisi normal, demikian pula parameter hematologi seperti eritrosit, leukosit, hemoglobin, dan hematokrit yang tidak menunjukkan perubahan signifikan.
Menurut tim peneliti, peningkatan performa ayam broiler diduga berkaitan dengan kemampuan senyawa bioaktif daun cengkeh dalam menjaga keseimbangan mikroflora usus, menghambat pertumbuhan bakteri patogen, serta meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi. Teknologi enkapsulasi juga membantu menjaga kestabilan senyawa aktif hingga mencapai saluran pencernaan sehingga efektivitasnya lebih tinggi dibandingkan penggunaan ekstrak biasa.
Ketua tim pembimbing, Prof. Dr. Ir. Yusri Sapsuha, S.Pt., M.Sc., IPM menyampaikan bahwa hasil penelitian ini membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal Maluku Utara, khususnya daun cengkeh, sebagai bahan fitobiotik alami untuk industri perunggasan. Inovasi tersebut diharapkan dapat mendukung sistem produksi ternak yang lebih sehat, aman, dan ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap antibiotik sintetis.
Sebagai bentuk pengakuan atas kualitas penelitian tersebut, artikel ilmiah berjudul “The Effects of Clove Leaf (Syzygium aromaticum) Extract Encapsulation on Broiler Chicken Performance” telah memperoleh persetujuan untuk dipublikasikan sebagai artikel penuh dan telah accepted pada jurnal ilmiah Asian Journal of Dairy and Food Research terindeks Scopus Q3.